Berdasar pada intruksi dari pemangku kebijakan pendidikan tingkat pusat sampai dengan daerah maka MTs. Diponegoro melakukan lock down peserta didik mulai tanggal 16 s.d. 28 Maret 2020. Hal ini dimaksud untuk mencegah penyebaran covid-19 (virus corona) yang mewabah di dunia.
Lock down bukan berarti meliburkan peserta didik. Proses pembelajaran tetap dilakukan dimana para guru dan karyawan tetap berangkat ke Madrasah sedangkan peserta didik berada di rumah masing-masing. Sistem pembelajaran yang dilakukan MTs. Diponegoro dengan memberikan penugasan setiap hari oleh para guru melalui media online yang dapat dijangkau oleh peserta didik.
Himbauan bagi peserta didik ;
- Tidak keluar dari rumah jika tidak ada hal yang urgen
- Pro Aktif untuk menyelesaikan tugas harian guru sebagai pengganti KBM
- Menjaga Kesehatan dengan membersihkan diri (mandi, wudlu, cuci tangan, makan yang teratur)
- Jangan lupa ibadah sholat dan berdoa
Himbauan terhadap Orang Tua Peserta didik;
- Melakukan pembatasan kepada peserta didik untuk bepergian
- Selalu menanyakan tentang tugas harian sudah dikerjakan atau belum
- Memantau kebersihan dan ibadah siswa
- Memeriksakan kesehatan peserta didik ke puskesmas terdekat jika mengalami gangguan kesehatan
Demikian berbagai informasi yang dapat kami rangkum dari hasil rapat kerja MTs. Diponegoro Mendiro pada hari Senin, 16 Maret 2020 yang dipaparkan oleh Bapak Rumiyanto, S.Pd. selaku Kepala Madrasah.
@admin
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.